Pancur Batu, MarmataNews.id - Diduga karena Adik kandung nya ada seorang Aparat Polisi, pemilik Kedai Kopi Ketaren di Jalan Pembangunan, Kecamatan Pancur Batu, sediakan permainan Judi Dadu Kopyok dan Tembak Ikan. Aparat Kepolisian Polsek Pancur Batu Polrestabes Medan diduga tidak mampu dan enggan untuk menutup dan menggrebek lokasi perjudian yang berada di dalam Kedai Kopi Ketaren yang telah meresahkan warga sekitar.
Hal itu di sebutkan seorang Warga sekitar yang nama nya minta dirahasiakan, Rabu (02/04/2025).
Dikatakan Warga, setelah di beritakan lokasi judi tersebut di media beberapa hari lalu, si pemilik judi hanya menganggap berita itu hal sepele dan menganggap pihak Polisi dari Polsek Pancur Batu tidak mungkin berani untuk menggrebek dan menutup lokasi judi yang berada di kedai kopi Ketaren tersebut karna adik nya ada anggota polisi.
"Setelah dipublikasikan di media terkait lokasi judi yang berada di Kedai Kopi Ketaren kemarin, mereka (Pemilik Kedai Kopi Ketaren) hanya menganggap remeh dan sepele berita itu. Mungkin karena ada adik dari si pemilik kedai kopi Ketaren itu seorang anggota Polisi sehingga menjadi merasa Kebal Hukum." ucap Sumber.
Sumber juga menegaskan, bahwa hingga hari ini Senin 2 April 2025 permainan judi Dadu Kopyok dan Tembak Ikan di Kedai Kopi Ketaren di Jalan Pembangunan Pancur Batu masih tetap beraktivitas dan ramai pengunjungnya.
"Lokasi judi nya masih tetap buka sampai detik ini, apalagi malam semakin ramai orang berdatangan kesitu untuk bermain judi." jelas Sumber heran.
Menanggapi usaha judi yang berada di Kedai Kopi Kataren, saat di konfirmasi Kapolsek Pancur Batu, Kompol. Djanuarsa dan Kanit Reskrim, Iptu. Elia Karo- karo melalui telpon dan pesan WA Kamis (05/04) kompak bungkam hingga diberitakan.
*Berita sebelumnya*, Kebal Hukum, lokasi Judi Kopyok dan Tembak Ikan yang berada di Kedai Kopi Ketaren Jalan Pembangunan, Kecamatan Pancur Batu tetap eksis di bulan puasa dan belum pernah ditindak dan digrebek oleh aparat kepolisian Polsek Pancur Batu Polrestabes Medan Polda Sumut.
Diketahui, di dalam kedai kopi tersebut ada aktivitas permainan judi Dadu Kopyok dan meja ketangkasan tembak ikan untuk memikat dan memanjakan para masyarakat dan penggemarnya yang datang ke tempat tersebut.
“Memang tempat itu terlihat kedai kopi, tetapi didalam nya ada aktivitas perjudian seperti dadu kopyok dan meja tembak ikan bang.” ucap Sumber yang namanya tidak mau disebut, Senin (24/03/2025).
Warga menyebutkan, bahwa setiap hari kedai kopi Ketaren itu selalu ramai di kunjungi warga sekitar dan warga dari luar untuk bermain judi disitu.
“Apalagi malam bang, lebih ramai orang yang datang ke warkop itu. Ada warga sekitar dan ada juga warga dari luar untuk mengadu nasib bermain judi kesitu.” ucapnya.
Warga juga mengatakan, bahwa permainan judi di kedai kopi Ketaren itu sudah berlangsung lama dan belum pernah di tindak dan di grebek oleh pihak aparat kepolisian setempat dalam hal ini Polsek Pancur Batu Polrestabes Medan.
"Mungkin karna ada adek dari pemilik kedai kopi Ketaren itu seorang aparat Polisi, makanya merasa kebal hukum dan tidak menghargai Aparat Kepolisian Polsek Pancur Batu." bebernya.
Warga juga menjelaskan, dengan adanya aktivitas judi di kedai kopi Kataren itu mamak- mamak di sekitar sini sudah resah. Yang mana akan suami- suami dan anak mereka takut terpengaruh dengan permainan judi tersebut.
“Kami sangat berharap dan meminta kepada Aparat Kepolisian supaya segera menindak dan menangkap siapa sebenarnya bandar judi dadu kopyok dan judi tembak ikan di tempat tersebut. Bila perlu pemilik kedai kopi nya turut di tangkap, karna sudah memfasilitasi warung kopi nya untuk menjadi tempat perjudian.” tegasnya.(Tim)